#1 Menteri Pertahanan Turki mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekan asing

Turkish defense minister

Hulusi Akar bertemu secara terpisah dengan menteri dari Irak, Mauritania, Burkina Faso dan Guinea Khatulistiwa, pejabat lainnya

Menteri Pertahanan Turki mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekan asing – Menteri pertahanan nasional Turki pada hari Kamis melanjutkan jadwal pertemuan diplomatiknya yang sibuk sebagai bagian dari Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF) empat hari di Istanbul.

Hulusi Akar dan mitranya dari Togo Marguerite Gnade bertemu di Istanbul dan menandatangani perjanjian kerangka kerja militer pada pertemuan tersebut.

Akar juga bertemu dengan timpalannya dari Irak Juma Inad di pameran internasional. Kedua pejabat tersebut membahas masalah pertahanan bilateral dan regional serta kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan.

Baca Juga  Para Korban genosida Rohingya bersaksi lawan militer Myanmar 2021

Dalam pertemuan terpisah, Akar bertemu dengan Menteri Pertahanan Mauritania Hanena Ould Sidi, Menteri Pertahanan Burkina Faso Aime Barthelemy Simpore dan Menteri Pertahanan Chad Jenderal Brahim Daoud Yaya.

Hulusi Akar bertemu secara terpisah dengan menteri dari Irak, Mauritania, Burkina Faso dan Guinea Khatulistiwa, pejabat lainnya Menteri Pertahanan Turki mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekan asing - Menteri pertahanan nasional Turki pada hari Kamis melanjutkan jadwal pertemuan diplomatiknya yang sibuk sebagai bagian dari Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF) empat hari di Istanbul.

Menteri Turki juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Guinea Khatulistiwa Victoriano Bibang Nsue Okomo serta Menteri Pertahanan Sri Lanka Kamal Gunaratne. Akar kemudian menerima Penasihat Presiden Rumania dari Departemen Keamanan Nasional Ion Oprisor.

Acara empat hari IDEF, yang dimulai pada 17 Agustus, diselenggarakan di bawah naungan Kepresidenan Republik Turki berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan Nasional Turki, Kepresidenan Industri Pertahanan dan Yayasan Angkatan Bersenjata.

Acara ini memamerkan berbagai produk pertahanan di berbagai bidang, termasuk kendaraan darat, senjata, simulator, radar, sonar, solusi platform angkatan laut, sistem penerbangan, rudal, kendaraan logistik, peralatan pasokan, dan sistem keamanan.

Baca Juga  Jerman Kembali Desak Iran Ke Perundingan Nuklir Wina

Pameran ini juga mencakup panel tentang berbagai topik seperti studi ruang angkasa, teknologi masa depan, dan transformasi digital.

Tahun lalu, acara ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dan dikunjungi oleh 76.000 profesional dari 71 negara.

Edisi 2021 acara tersebut direncanakan untuk Mei ini tetapi ditunda karena tindakan pandemi coronavirus.

-Semua Arikel Yang kami Sampaikan Kami Kutip Dari Sumber Terpercaya dan Dapat Dipastikan Kebenarannya – 

Terimakasih Samapai Jumpa Lagi Di Artikel Selanjutnya

Sumber : Anadolu Ajansı

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.